Skip to content Skip to footer

Wujud Persaudaraan, Paroki Mangga Besar Salurkan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Penyerahan kambing kurban oleh Pastor Paroki Mangga Besar, Rm. Bernardus Christian Triyudo Prastowo, SJ kepada Ketua RW 01, Kelurahan Tangki, Senin (25/5/2026). Foto: Jaka

JAKARTA – Menjelang perayaan Idul Adha pada Rabu (27/5/2026) mendatang, Gereja St. Petrus dan Paulus Paroki Mangga Besar melalui Seksi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAAK) menyerahkan bantuan tiga ekor kambing kurban. Bantuan ini disalurkan kepada warga Muslim di RW 01, RW 02, dan RW 03, Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada Senin (25/5/2026).

Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial, sekaligus upaya berkelanjutan dalam mempererat tali persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Membangun Persahabatan dan Sikap Saling Menghargai

Pastor Kepala Paroki Mangga Besar, Rm. Bernadus Christian Triyudo Prastowo, SJ (Romo Yudo), menyampaikan bahwa inisiatif ini berangkat dari semangat persahabatan yang tulus antarwarga yang hidup berdampingan dalam satu lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kita ikut ambil bagian dalam suka cita masyarakat menyambut Idul Adha. Tentu ini wujud persahabatan kita yang saling menghargai. Bukan kita yang berkurban, melainkan kita membantu pengadaannya agar berkatnya dapat dibagikan kepada masyarakat yang merayakan,” jelas Romo Yudo.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum Idul Adha menjadi kesempatan berharga untuk saling menyapa, mengenal, dan mempererat relasi.

“Tujuannya adalah merawat kerukunan, kebersamaan, dan persaudaraan. Karena kita bagian tak terpisahkan dari masyarakat, hal-hal baik dan ruang perjumpaan seperti ini perlu terus dilanjutkan,” tambahnya

.Solidaritas Kemanusiaan Lintas Agama

Semangat berbagi dari HAAK Paroki Mangga Besar ini diharapkan dapat membawa manfaat luas bagi warga sekitar. Pada akhirnya, penyaluran hewan kurban ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan wujud nyata bagaimana nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial terus tumbuh subur di tengah keberagaman.

(Penulis: J. Maturbongs)

Leave a comment