Skip to content Skip to footer

Donor Darah Rutin Paroki Mangga Besar, Wujud Kepedulian terhadap Sesama

Kegiatan donor darah di Ruang Yakobus, Gedung Karya Pastoral (GKP) Petrus, Gereja St. Petrus dan Paulus Mangga Besar, Sabtu (25/4/2026). foto: Jaka

JAKARTA — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Paroki Mangga Besar secara rutin menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan umat dan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Ketua Seksi Kesehatan Paroki Mangga Besar, dr Joyce Tjakraatmaja, M.Sc menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dan telah dijadwalkan untuk satu tahun penuh. Dengan koordinasi bersama PMI, kegiatan donor darah kini menjadi program rutin yang terencana dengan baik.

“Kami sudah menyusun jadwal satu tahun dan berkoordinasi dengan PMI, jadi setiap tanggal yang ditentukan kegiatan bisa langsung berjalan,” ujarnya dalam kegiatan donor darah di Ruang Yakobus, Gedung Karya Pastoral (GKP) Petrus, Gereja St. Petrus dan Paulus Mangga Besar, Sabtu (25/4/2026).

Ia mengakui bahwa saat ini terdapat kendala terkait keterbatasan ruangan, sehingga kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan pada hari Minggu harus dipindahkan ke hari Sabtu. Perubahan ini berdampak pada jumlah peserta yang menurun.

“Kalau hari Minggu, peserta bisa sekitar 70 orang, bahkan kami siapkan hingga 100 kantong darah. Sekarang di hari Sabtu sekitar 50 peserta,” jelasnya.

Meski demikian, antusiasme umat tetap terlihat. Pada hari Minggu, umat biasanya lebih mudah berpartisipasi karena dapat langsung mengikuti donor darah setelah misa. Namun, kondisi saat ini menuntut adanya penyesuaian demi kelancaran kegiatan.

Joyce menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah membantu sesama. Darah yang didonorkan akan diproses lebih lanjut oleh PMI sebelum didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan.

“Intinya kita ingin menolong. Darah yang didonorkan akan diproses dan disalurkan kepada yang membutuhkan,” tambahnya.

Untuk sementara, sepanjang tahun ini kegiatan donor darah akan tetap dilaksanakan pada hari Sabtu. Pihak paroki berharap kegiatan ini terus menjadi sarana berbagi dan kepedulian umat terhadap masyarakat luas. (Penulis: Jaka Maturbongs)

Leave a comment

Go to Top