Skip to content Skip to footer

PSE Mangga Besar dan Yonasindo Buka Peluang Kerja ke Jepang-Taiwan Tanpa Modal Awal

Foto bersama fasilitator dan peserta usai Sosialisasi Japan dan Taiwan Internship Program, Sabtu (22/8/2026). Foto: Dion

JAKARTA – Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Gereja Santo Petrus dan Paulus Paroki Mangga Besar bekerja sama dengan PT Yonasindo Intra Pratama membuka peluang bagi kaum muda untuk memperoleh pengalaman kerja internasional melalui Japan and Taiwan Internship Program.

‎Program ini menawarkan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja di Jepang dan Taiwan sekaligus meningkatkan keterampilan serta memperluas peluang karier. Program tersebut diperkenalkan kepada umat melalui sosialisasi yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026), pukul 09.00–12.00 WIB, di Ruang FX/Fransiskus Xaverius, lantai 3, Gedung Karya Pastoral (GKP) Paulus, Paroki Mangga Besar.

‎Koordinator Program, Lora Suzana, mengatakan program tersebut diharapkan dapat membuka akses pengembangan diri bagi kaum muda, khususnya melalui kesempatan memperoleh pengalaman kerja di lingkungan internasional.

‎Sosialisasi menghadirkan Kenny Ing, selaku Fasilitator Taiwan Internship Program, dan David Umbas, selaku Japan Internship Program, keduanya dari PT Yonasindo Intra Pratama.

‎Menurut Lora, Yonasindo memberikan pendampingan kepada peserta hingga mereka benar-benar siap berangkat ke luar negeri. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan, persiapan surat dan dokumen, pengurusan paspor, hingga persiapan mengikuti tes untuk memperoleh sertifikat yang diperlukan.

‎Salah satu keunggulan program ini adalah memberikan kesempatan kepada peserta untuk bekerja di luar negeri tanpa harus menyediakan modal awal secara mandiri, sesuai dengan ketentuan program.

‎Bahkan, tersedia dana talangan 100 persen bagi tiga peserta terpilih, yang mencakup tiket pesawat, akomodasi, serta biaya program. Dengan dukungan tersebut, peserta terpilih tidak perlu terlebih dahulu menanggung seluruh kebutuhan biaya keberangkatan dan program secara mandiri.

‎Kesempatan ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi kaum muda yang memiliki keinginan untuk bekerja di Jepang atau Taiwan, tetapi terkendala biaya. Peserta juga mendapatkan pendampingan dalam mempersiapkan berbagai persyaratan sebelum keberangkatan.

‎Melalui program tersebut, peserta berkesempatan mengenal dunia kerja di Jepang dan Taiwan, meningkatkan keterampilan, serta membangun pengalaman yang dapat mendukung pengembangan karier di masa mendatang.

‎Program Japan and Taiwan Internship menjadi bentuk kerja sama yang mempertemukan pelayanan sosial-ekonomi di tingkat paroki dengan peluang pengembangan keterampilan dan pengalaman kerja bagi umat.

‎Melalui kesempatan ini, kaum muda didorong untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif di tingkat internasional.

‎Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp 08161929550.

‎(Penulis: Jaka Maturbongs)

Leave a comment