
Pastor Paroki St. Petrus dan Paulus Mangga Besar, Rm. Bernadus Christian Triyudo Prastowo, SJ membagikan takjil kepada salah satu driver ojek online di depan Gereja, Jumat (20/2) sore. foto: JAKA
JAKARTA – Di tengah suasana bulan suci Ramadhan, momen di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa, pemandangan penuh kesejukan terlihat di depan Gereja St. Petrus dan Paulus Mangga Besar pada Jumat (20/2) sore. Sebagai bentuk toleransi dan kasih, paroki hadir di tengah masyarakat untuk berbagi kegembiraan berbuka puasa.
Sapaan Kasih untuk Saudara Muslim
Rm. Bernadus Christian Triyudo Prastowo, SJ (Romo Yudo) selaku Pastor Paroki, turun langsung bersama Seksi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAAK), Orang Muda Katolik (OMK), serta umat paroki untuk membagikan takjil. Sasarannya adalah para pejuang jalanan, mulai dari pengemudi ojek online, supir bajaj, hingga para pedagang yang sedang menjalankan ibadah puasa di sekitar wilayah gereja atau yang sedang melintas di depan Gereja.
Menurut Romo Yudo, kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Seksi HAAK Paroki Mangga Besar. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian Gereja bagi mereka yang berbeda keyakinan, khususnya umat Muslim yang sedang menunaikan kewajiban agamanya. Dalam pelaksanaannya, Seksi HAAK berkolaborasi erat dengan umat di tingkat wilayah maupun lingkungan ataupun kategorial untuk menyediakan dan mengumpulkan takjil yang akan dibagikan.
Gerak Sederhana Orang Muda
Keterlibatan aktif OMK dalam acara bagi-bagi takjil ini memberikan warna tersendiri. Partisipasi mereka merupakan bagian dari gerak anak muda untuk terjun langsung ke lapangan dan mau ikut bergerak bersama dalam kepedulian melalui jalan yang sederhana. Dengan semangat melayani, kaum muda menunjukkan bahwa kasih tidak selalu harus melalui hal besar, tetapi bisa dimulai dari perhatian kecil bagi sesama di sekitar kita.
Kepedulian yang Berkelanjutan
“Ini terutama untuk ojol, bajaj, atau siapapun yang membutuhkan. Bukan soal banyaknya, tetapi ini adalah bentuk kepedulian Gereja bagi teman-teman Muslim kita,” ungkap Romo Yudo.
Aksi berbagi ini baru merupakan langkah awal. Setelah dimulai pada hari Jumat ini, kegiatan pembagian takjil akan dilakukan secara rutin setiap hari Rabu selama bulan Ramadhan sebagai komitmen paroki dalam merawat persaudaraan sejati.
(Penulis: Jaka Maturbongs)












