12 Lektor dan Lektris Dilantik, Romo Yudo: Lektor adalah Pembawa Sabda Tuhan

Pastor Paroki Mangga Besar, Rm. Bernardus Christian Triyudo Prastowo, SJ berpose bersama 12 lektor dan lektris baru usai pelantikan Minggu, (18/10/2026). Foto: Jaka


JAKARTA – Sebanyak 12 lektor dan lektris baru dilantik dalam perayaan Misa di Gereja St. Petrus dan Paulus, Paroki Mangga Besar, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Gereja untuk melibatkan umat dalam pelayanan liturgi, khususnya mewartakan Sabda Allah melalui bacaan Kitab Suci.
‎
‎Dalam pesannya, Rm. Bernardus Christian Triyudo Prastowo, SJ (Romo Yudo), menegaskan bahwa lektor bukan sekadar orang yang membacakan teks Kitab Suci, melainkan pembawa Sabda Tuhan bagi umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi.
‎
‎Karena itu, tugas sebagai lektor dan lektris menuntut persiapan yang baik, ketepatan dalam membaca, serta penghayatan terhadap Sabda yang diwartakan. Pelayanan ini tidak berhenti pada saat seseorang membacakan Kitab Suci di depan umat, tetapi juga mengajak setiap lektor dan lektris untuk menghidupi Sabda Allah dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎Pelantikan tersebut sekaligus menandai kesediaan 12 orang untuk mengambil bagian dalam pelayanan Gereja. Melalui tugas ini, mereka diharapkan membantu umat mendengarkan dan memahami Sabda Tuhan dengan lebih baik.
‎
‎Setia dalam Pelayanan dan Perutusan Gereja
‎

‎Dalam pesan selanjutnya, Romo Yudo mengajak umat untuk mendukung para lektor dan lektris yang baru dilantik melalui doa, terutama agar mereka tetap setia menjalankan tugas pelayanan yang telah dipercayakan kepada mereka.
‎
‎Ia juga mengundang umat lainnya untuk turut ambil bagian dalam berbagai bentuk pelayanan di Gereja. Menurutnya, kesempatan untuk melayani tidak terbatas pada tugas sebagai lektor dan lektris, sebab ada banyak bentuk pelayanan lain yang dapat menjadi jalan bagi umat untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja.
‎
‎Pesan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Minggu Misi. Romo Yudo mengingatkan bahwa Gereja memiliki tugas perutusan yang luas, terutama dalam menjalankan Missio Dei, yakni misi Allah yang dipercayakan kepada Gereja dan umat beriman.
‎
‎Umat diajak untuk menyadari bahwa keterlibatan dalam pelayanan merupakan bagian dari perutusan tersebut. Setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan dan panggilan masing-masing, sambil memohon rahmat dan berkat Tuhan agar dimampukan menjalankan tugas perutusan dengan sungguh-sungguh.
‎
‎Pelantikan 12 lektor dan lektris ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan di tengah umat. Kesetiaan mereka dalam mewartakan Sabda Allah diharapkan berjalan seiring dengan kesediaan seluruh umat untuk terlibat dalam karya misi Gereja.
‎
‎Dengan demikian, pelayanan liturgi tidak hanya menjadi tugas saat perayaan Ekaristi berlangsung, tetapi juga menjadi wujud nyata keterlibatan umat dalam mewartakan kasih dan Sabda Allah di tengah kehidupan sehari-hari.
‎
‎(Penulis: Jaka Maturbongs)

Leave a comment